EXPANSION JOINT (BAGIAN I)

Posted: December 14, 2011 in Pipe Stress Related

Apa itu expansion joint ?

Stress pada sistem perpipaan dapat disebabkan oleh berbagai hal, misalnya internal pressure , temperature, vibration, thermal expansion dsb nya. Misalkan diketahui bahwa gaya/momen/stress pada dinding pipa melebih daripada allowable nya, maka fleksibilitas dari pipa harus dinaikkan. Salah satu cara menaikkan fleksibilitas pipa adalah dengan mengubah layout dari pipa tersebut. Akan tetapi tidak jarang, space yang terbatas menyebabkan tidak dimungkinkan terjadi perubahan layout, sehingga harus digunakan item special yang memiliki fleksibilitas tinggi, untuk menyerap gaya/momen/stress yang berlebihan tersebut. special item ini dinamakan Expansion joint.

Bagian utama dari expansion joint adalah pada Bellow nya. Bellow inilah yang merupakan elemen fleksibel yang digunakan untuk menyerap force/momen berlebih pada pipa.

Ada beberapa basic movement pada bellow yang harus kita mengerti :

1. Axial movement

 

 

2. Lateral Deflection

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3. Angular Rotation

4. Torsional Rotation

 

 

 

 

 

 

 

Pressure Thrust

Karena sistem perpipaan dibebani oleh internal pressure, maka dinding pipa akan mengalami circumferential loading dan longitudinal loading. Apabila di pipa dipasang expansion joint, maka gaya akibat longitudinal pressure harus di tahan oleh pipa. Pressure thrust adalah hasil dari internal pressure dikalikan dengan Bellow effective area.

Bila tidak ada anchor untuk menyerap pressure thrust, maka bisa digunakan TIE ROD untuk menyerap pressure thrust tersebut. Tetapi perlu diingat bahwa Bellow yang diberi Tie Rod tidak bisa menyerap axial movement.

 

Spring Rate

Spring rate adalah gaya yang diperlukan untuk menggerakkan bellow secara axial.

Stability

Internal pressure yang berlebih dapat menyebabkan bellow menjadi unstable dan mengalami “squirm”.

Squirm  merusak performa dari bellow dan bisa memperpendek umur daripada expansion joint. Ada 2 macam squirm ;

1. Column Squirm

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2. In plane Squirm

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jenis-jenis Bellow

Bellow dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu Un-reinforced bellow dan Reinforced bellow.

1. Unreinforced Bellow

Unreinforced bellow adalah jenis bellow yang tidak memiliki reinforcing member diantara convolution nya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2. Reinforced Bellow

Pada reinforce Bellow, antar convolution nya diberi reinforcing member. Reinforce ring biasanya digunakan jika circumferential stress sangat besar dikarenakan operating pressure dari fluida yang tinggi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sekian dulu dasar-dasar Expansion Joint. Jangan lewatkan BAGIAN II yang akan membahas jenis2 EJ dan rule of thumb instalasi EJ pada sistem perpipaan.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s